Wabup Mempawah Serahkan Bantuan Alsintan, Dorong Produktivitas Jagung dan Swasembada Pangan
Mempawah, MC – Wakil
Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan
mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dari tiga kecamatan di
Kabupaten Mempawah. Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Dinas Pertanian,
Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Mempawah, jajaran
Dinas Pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan.
Juli Suryadi mengatakan penyaluran bantuan alsintan merupakan bagian
dari upaya memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, sekaligus
mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo
Subianto.
Menurutnya, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan Polri dalam
mendukung peningkatan produksi jagung. Sementara itu, TNI memiliki peran dalam
mendukung peningkatan produksi padi.
"Kolaborasi ini sejalan dengan tugas yang diberikan Presiden kepada
Polri untuk mendukung swasembada jagung, sedangkan TNI mendukung sektor padi.
Alhamdulillah, seluruh program tersebut sudah berjalan," ujar Juli.
Ia mengapresiasi capaian Polres Mempawah yang berhasil meraih peringkat
ketiga di tingkat Polda Kalimantan Barat dalam program swasembada jagung.
"Dari sembilan kabupaten dan kota, Polres Mempawah berhasil meraih
juara ketiga. Saya yakin peringkat pertama diraih Polres Bengkayang karena saat
itu mereka sudah mampu mengekspor jagung ke Malaysia," katanya.
Juli berharap bantuan alsintan dapat mempermudah petani dalam mengolah
lahan sehingga mampu meningkatkan hasil produksi jagung.
"Tidak menutup kemungkinan dengan adanya bantuan alat-alat ini,
pengolahan lahan menjadi lebih mudah sehingga hasil pertanian juga semakin
meningkat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyerahkan tiga
unit traktor kepada kelompok tani, masing-masing satu unit untuk Desa Dema,
Kecamatan Anjungan. Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang, dan Desa Benuang,
Kecamatan Toho. Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki potensi lahan yang
subur untuk pengembangan komoditas jagung.
Juli berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh
para petani.
"Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya
dalam meningkatkan produktivitas komoditas jagung. Dengan mekanisasi pertanian,
kami berharap luas lahan garapan bertambah, produktivitas meningkat, dan ketiga
kecamatan ini dapat saling berlomba menghasilkan panen terbaik," tuturnya.
Ia juga optimistis peningkatan produktivitas jagung akan berdampak
langsung terhadap kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat.
"Mudah-mudahan produktivitas jagung semakin tinggi dan memberikan
manfaat yang besar bagi petani maupun masyarakat di sekitarnya,"
pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan
Kabupaten Mempawah, Arifin, menjelaskan bantuan yang disalurkan merupakan
alsintan khusus untuk mendukung budidaya jagung.
Secara keseluruhan, bantuan yang diserahkan terdiri dari tiga unit
traktor dan 17 unit alat semprot.
"Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan hasil panen jagung
sehingga produktivitas terus bertambah dan mendukung terwujudnya swasembada
pangan," kata Arifin.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah mengusulkan bantuan
lanjutan kepada Kementerian Pertanian, termasuk benih jagung dan sarana
produksi pertanian lainnya.
"Bibit jagung dan kebutuhan lainnya sudah kami usulkan ke
Kementerian Pertanian. Mudah-mudahan dapat segera direalisasikan untuk semakin
mendukung pengembangan pertanian jagung di Kabupaten Mempawah," tutupnya.
