Wabup Juli Suryadi Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Pro-Rakyat di Tengah Tantangan Fiskal
Mempawah, MC - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka Forum
Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Kabupaten Mempawah Tahun 2027 di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa
(27/1/2026).
Dalam
sambutannya, Juli Suryadi menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat
dan penurunan angka kemiskinan harus menjadi orientasi utama pembangunan
daerah, seiring dengan keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pesatnya
perkembangan sektor industri di Kabupaten Mempawah. Ia menekankan bahwa setiap
program pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung
oleh masyarakat.
Juli
menyampaikan bahwa Tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan bagi
pembangunan daerah, terutama akibat dinamika kebijakan nasional yang berdampak
pada penyesuaian dan pemotongan dana transfer ke daerah. Kondisi tersebut
secara langsung memengaruhi kapasitas fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Kabupaten Mempawah.
Menurutnya,
situasi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat, adaptif, dan
inovatif dalam merencanakan serta mengelola pembangunan agar tetap efektif,
tepat sasaran, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya yang optimal.
“Dengan
kekompakan dan kebersamaan, kita optimistis mampu memberikan pelayanan publik
yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” ujarnya.
Lebih lanjut,
Juli menjelaskan bahwa Tahun 2026 merupakan tahun kedua kepemimpinan Presiden
Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang ditandai
dengan implementasi berbagai Program Strategis Nasional. Seluruh program
tersebut memerlukan dukungan dan sinergi kuat dari pemerintah daerah di semua
tingkatan, termasuk Kabupaten Mempawah.
Ia
menyebutkan bahwa delapan misi pembangunan (Asta Cita), delapan program hasil
terbaik cepat, serta 17 program prioritas nasional menjadi kerangka acuan utama
dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan
berkelanjutan.
“Seluruh
kerangka kebijakan tersebut menjadi acuan utama bagi pemerintah daerah dalam
menyusun dan melaksanakan pembangunan yang terarah,” tegasnya.
Juli juga
menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menetapkan Peraturan
Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Mempawah Tahun 2025–2029 sebagai pedoman pembangunan daerah.
Dokumen tersebut disusun dengan memperhatikan keterpaduan antara prioritas
nasional, prioritas provinsi, serta kebutuhan dan potensi daerah.
Sejalan
dengan hal tersebut, arah pembangunan Kabupaten Mempawah Tahun 2027 difokuskan
pada penguatan prioritas pembangunan daerah, meliputi peningkatan kualitas
sumber daya manusia, percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur,
penguatan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan, serta peningkatan
kualitas tata kelola pemerintahan.
“Melalui
perencanaan yang terarah dan sinergis, pembangunan Kabupaten Mempawah Tahun
2027 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target
pembangunan provinsi dan nasional,” lanjutnya.
Mengakhiri
sambutannya, Juli menekankan bahwa di tengah keterbatasan fiskal yang cenderung
menurun akibat berbagai kebijakan dan program nasional, pemerintah daerah harus
terus berupaya meningkatkan sumber pendapatan daerah serta aktif menjaring
program-program dari kementerian dan lembaga melalui penyelarasan target
pembangunan.
“Dengan
keterbatasan anggaran yang ada, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu
menyusun rencana kerja yang mengedepankan skala prioritas sesuai target
pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Mempawah Tahun 2025–2029,” pungkasnya.
Forum Konsultasi Publik tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Darwis Arafat, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta tamu undangan lainnya.
