Wabup Buka GKS ke-4 SMP Se-Kabupaten Mempawah, Dorong Generasi Kreatif dan Berkarakter Hadapi Masa Depan
Mempawah, MC - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka Gebyar Kreativitas Sekolah (GKS) ke-4 tingkat SMP se-Kabupaten Mempawah di SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar tersebut menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter siswa.
Tahun ini, GKS mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yang dinilai selaras dengan upaya membentuk generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam sambutannya, Juli Suryadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya GKS ke-4 yang dinilai mampu menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi, berinovasi, sekaligus mengembangkan potensi diri.
Menurutnya, di tengah era transformasi digital, kreativitas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki setiap generasi muda. Pemerintah Kabupaten Mempawah, kata dia, ingin melahirkan anak-anak yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki daya cipta, inovasi, serta karakter yang kuat.
“Melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur lebih awal, kita sedang membangun fondasi karakter yang kokoh agar anak-anak Mempawah siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa daerah ini semakin maju,” ujarnya.
Di hadapan para guru dan tenaga kependidikan, Juli juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, mulai dari kesejahteraan guru, status kepegawaian, pemerataan penempatan, peningkatan kompetensi, hingga dukungan pendanaan kegiatan kesiswaan.
Pemerintah Kabupaten Mempawah, lanjutnya, akan terus berupaya mencari solusi terbaik melalui penguatan kebijakan, koordinasi dengan pemerintah pusat terkait formasi kepegawaian, serta perbaikan tata kelola anggaran daerah agar sektor pendidikan memperoleh dukungan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
“Investasi terbaik sebuah daerah adalah investasi pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan, termasuk kegiatan pengembangan kreativitas siswa seperti GKS,” tegasnya.
Juli juga berpesan kepada para peserta agar menjadikan ajang GKS sebagai sarana untuk mengasah kemampuan, membangun mental kompetitif yang sehat, serta mempererat persaudaraan antar sekolah.
“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil, berkarya, dan terus mengembangkan potensi diri,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia GKS ke-4, Toni Karzal, melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas siswa SMP di Kabupaten Mempawah, mendorong lahirnya inovasi di lingkungan sekolah, serta menggali dan mengembangkan potensi peserta didik.
Sebanyak 165 siswa dari berbagai SMP di Kabupaten Mempawah ambil bagian dalam kegiatan ini dengan mengikuti 15 cabang lomba yang meliputi bidang akademik, seni, kreativitas, dan olahraga.
“Melalui GKS ini, kami berharap potensi siswa dapat berkembang secara maksimal dan menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus berinovasi,” kata Toni.
