TP PKK Kalbar Revitalisasi Aku Hatinya PKK, Dorong Pekarangan Produktif dan Kemandirian Ekonomi Keluarga
Mempawah, MC – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong penguatan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Revitalisasi Aku Hatinya PKK Berbasis Tanaman Unggulan Khas Daerah dan Bernilai Ekonomi Tinggi Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 4–5 November 2026 ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, di Aula Wisma Chandramidi, Kabupaten Mempawah, Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, Erlina menjelaskan bahwa gerakan Aku Hatinya PKK merupakan upaya mengajak masyarakat memanfaatkan halaman dan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, program revitalisasi ini memiliki tujuan strategis, yakni mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pekarangan agar memberikan manfaat ekonomi.
“Program ini memberdayakan masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah agar menjadi produktif, seperti dengan menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman biofarmaka sebagai sumber pangan. Sedangkan untuk sumber protein hewani, masyarakat dapat memelihara ayam, kambing, dan sapi (zootekni), serta membudidayakan ikan gurami, nila, dan lele,” ungkap Erlina.
Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta memperkuat peran TP PKK, khususnya Kelompok Kerja (Pokja) III, dalam melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat terkait pemanfaatan pekarangan secara optimal dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Erlina menegaskan bahwa salah satu fokus utama PKK dalam mendukung Asta Cita adalah berkontribusi terhadap upaya swasembada pangan. Hal ini dapat diwujudkan melalui percepatan penganekaragaman pangan dengan mengembangkan tanaman unggulan khas daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil pertanian dan pangan lokal juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga.
“Kita bisa mengolah hasil pertanian atau pangan lokal menjadi produk bernilai jual, baik untuk konsumsi sendiri maupun menambah penghasilan keluarga, seperti membuat keripik, selai, atau camilan sehat berbasis pangan lokal yang dapat dipasarkan di lingkungan sekitar maupun melalui media digital,” ujarnya.
Erlina berharap gerakan Aku Hatinya PKK dapat semakin berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.
“Mari bersatu dan saling mendukung. Saya yakin perempuan di Kalbar dapat menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membangun ketahanan pangan di daerah kita,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Rosnilawaty, sejumlah kepala perangkat daerah, pengurus Pokja III TP PKK dari Kabupaten Mempawah, Sambas, Bengkayang, Kota Singkawang, Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya, serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kalimantan Barat diharapkan semakin memperkuat sinergi dan peran aktif kader PKK dalam mengembangkan potensi pangan lokal, menjadikan pekarangan rumah lebih produktif, serta membuka peluang usaha yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
