Keamanan Pangan Jadi Fokus, Pemkab Mempawah Sasar Desa, Sekolah, dan Pasar
Mempawah, MC - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka
kegiatan Advokasi Terpadu Program Prioritas Nasional (PROPN) Keamanan Pangan
Tahun 2026, Senin (6/4/2026), di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah.
Kegiatan ini
menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menindaklanjuti
hasil audiensi bersama Tim BBPOM Pontianak pada 12 Maret 2026 lalu. Dalam
kesempatan tersebut, Pemkab Mempawah menyatakan komitmennya untuk mendukung
pelaksanaan tiga program prioritas nasional di bidang keamanan pangan yang akan
diintervensi sepanjang tahun ini.
Juli Suryadi
menjelaskan, program pertama adalah Desa Pangan Aman yang difokuskan pada
peningkatan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin ketersediaan dan
keamanan pangan hingga tingkat individu. Program ini juga diharapkan mampu
menjadi penggerak ekonomi desa.
Selanjutnya,
Program Pangan Aman Berbasis Komunitas yang menyasar lingkungan pasar. Melalui
program ini, komunitas pasar didorong untuk melakukan pengawasan mandiri,
sehingga para pedagang dapat menerapkan praktik ritel pangan yang baik dan
sehat secara sadar.
Program
ketiga adalah Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan. Fokus utama program
ini adalah melindungi lingkungan sekolah dari pangan jajanan yang berisiko,
sekaligus membentuk generasi muda Mempawah yang sehat dan unggul.
“Untuk tahun
2026, kita telah menetapkan sejumlah lokus intervensi, antara lain Desa Wajok
Hilir, Desa Galang, Desa Sungai Purun Kecil, dan Desa Sejegi. Selain itu,
program ini juga menyasar sekolah dari tingkat SD hingga Madrasah Aliyah, serta
Pasar Jungkat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Juli.
Ia
menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas
sektor. Karena itu, dirinya menginstruksikan seluruh kepala OPD terkait, camat,
hingga para pemangku kepentingan untuk aktif mengintegrasikan program keamanan
pangan ke dalam agenda kerja masing-masing.
Integrasi
tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan melalui berbagai program yang telah
berjalan, seperti rumah desa sehat, pekarangan pangan lestari, hingga sekolah
adiwiyata.
“Mari kita
pastikan apa yang kita diskusikan hari ini benar-benar terimplementasi di
lapangan, demi terwujudnya Kabupaten Mempawah yang aman dari sisi pangan,”
pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para
kepala OPD terkait, Kepala Balai Besar POM Pontianak, Camat, kepala desa,
kepala sekolah, kepala puskesmas, serta pengelola pasar di Kabupaten Mempawah.
