Jembatan Parit Tok Adam Jadi Perhatian, Bupati Erlina Pastikan Akses Anak-anak Menuju Sekolah Tetap Aman
Mempawah, MC - Pagi itu, perhatian Pemerintah Kabupaten
Mempawah tertuju pada sebuah jembatan di Jalan Parit Tok Adam, Desa Wajok
Hilir, Kecamatan Jongkat. Jembatan yang setiap hari dilintasi warga tersebut
bukan sekadar penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dari
perjalanan anak-anak dan para tenaga pendidik menuju SDN 14 Jongkat.
Di tengah aktivitas
masyarakat yang terus berjalan, kondisi jembatan menjadi perhatian tersendiri.
Bagi warga, akses tersebut memiliki arti penting karena digunakan untuk
menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk mengantar anak bersekolah.
Hal inilah yang
mendorong Bupati Mempawah Erlina turun langsung melihat kondisi jembatan pada
Rabu (23/9/2026).
Didampingi Kepala
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah serta Kepala
Desa Wajok Hilir, Erlina meninjau kondisi fisik jembatan sekaligus lingkungan
di sekitarnya. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi
infrastruktur dan kebutuhan penanganannya.
Bagi pemerintah
daerah, kondisi jalan dan jembatan bukan semata persoalan bangunan fisik.
Infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas warga, kelancaran
aktivitas ekonomi, hingga akses anak-anak mendapatkan pendidikan.
“Akses jalan dan
jembatan merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Apalagi
jalur ini menjadi akses menuju sekolah tempat anak-anak kita menimba ilmu. Kita
ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan mereka, sehingga kondisi jembatan
ini perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Erlina.
Karena itu, Erlina
meminta Dinas PUPR Kabupaten Mempawah segera melakukan asesmen teknis terhadap
kondisi jembatan. Pemeriksaan tersebut akan mencakup kebutuhan penanganan serta
perhitungan anggaran yang diperlukan.
Langkah ini menjadi
penting agar keputusan yang diambil pemerintah tidak sekadar berdasarkan
pengamatan visual, tetapi memiliki dasar teknis yang jelas. Dengan demikian,
bentuk penanganan nantinya dapat disesuaikan dengan kondisi sebenarnya di
lapangan.
Bagi masyarakat Wajok
Hilir, tindak lanjut tersebut diharapkan membawa dampak nyata. Jembatan yang
lebih aman dan layak akan membantu warga menjalankan aktivitas sehari-hari
dengan lebih tenang. Bagi para siswa dan guru, akses menuju sekolah yang lebih
baik juga berarti perjalanan yang lebih nyaman dan lancar.
Kepala Desa Wajok
Hilir, Abdul Majid, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten
Mempawah terhadap kondisi jembatan tersebut. Ia berharap hasil asesmen teknis
dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Peninjauan tersebut
menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan hanya
tentang memperbaiki jalan atau jembatan. Lebih dari itu, setiap akses yang dibangun
dan dirawat pemerintah menyangkut keselamatan, kemudahan mobilitas, serta
kesempatan masyarakat untuk menjalankan aktivitas dasar dengan lebih baik.
Dan di Jalan Parit Tok
Adam, sebuah jembatan menjadi pengingat bahwa akses menuju sekolah pun merupakan
bagian penting dari upaya memastikan anak-anak dapat terus melangkah menuju
masa depan mereka.
