HKG PKK ke-54 dan BBGRM Kalbar jadi Momentum Memperkuat Gotong Royong dan Ketahanan Keluarga

Mempawah, MC - Bupati Mempawah, Erlina, bersama Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Hadir pula para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Ketua TP PKK kabupaten/kota, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia yang telah terbukti mampu menghadapi berbagai tantangan dan menjadi modal penting dalam membangun masa depan.

“Kalau kita renungkan bersama, salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia sejak dahulu adalah semangat gotong royong. Berkat semangat itulah berbagai tantangan dapat kita lalui, dan dengan semangat yang sama pula kita membangun masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, nilai gotong royong justru semakin relevan. Kepedulian, rasa saling percaya, dan kemauan untuk saling membantu menjadi modal utama dalam membangun daerah.

“Membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan dengan tetangga, peduli terhadap lingkungan, membantu sesama, menghargai perbedaan, dan aktif dalam kegiatan masyarakat,” ajaknya.

Ria Norsan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Kalimantan Barat atas dedikasi mereka dalam mendukung pembangunan melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.

“Melalui 10 Program Pokok PKK, para kader telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, ekonomi keluarga, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan. Pengabdian yang dilakukan mungkin tidak selalu terlihat di depan, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan BBGRM dan HKG PKK sebagai momentum untuk memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan ketahanan keluarga, serta menumbuhkan kepedulian sosial demi mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK. Ia menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat pusat hingga dasawisma, dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah.

Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran terbesar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan karakter bangsa.

“Di dalam keluarga nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan pertama diberikan, kesehatan dijaga, ketahanan pangan dibangun, serta karakter generasi masa depan dibentuk. Penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas program dan kegiatan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

Erlina menambahkan, peringatan HKG PKK ke-54 tidak hanya menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum memperkuat langkah Gerakan PKK agar semakin terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh aktivitas PKK harus kembali pada esensi gerakan, yakni memberdayakan keluarga sebagai titik awal pembangunan bangsa.

“Kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar terus mendukung kemajuan Gerakan PKK dan meningkatkan kapasitas kader PKK sebagai penggerak perubahan dalam menyukseskan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Erlina berharap peringatan HKG PKK menjadi pengingat bahwa PKK bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan yang tumbuh bersama keluarga Indonesia.

“Peringatan HKG hendaknya benar-benar menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna, bukan hanya dirayakan, tetapi juga dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Pada puncak peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026, TP PKK Kota Pontianak berhasil meraih predikat Juara Umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Ketua TP PKK kabupaten/kota, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. (Prokopim)