GMD 2026 Digelar di Sambora, Bupati Erlina: Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah di Desa

Mempawah, MC - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada 7–8 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa melalui berbagai pelayanan langsung kepada masyarakat.

Beragam layanan publik dihadirkan selama pelaksanaan kegiatan, mulai dari pangan murah, operasi pasar, bazar telur murah, cek kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga bantuan sosial dan pembagian bibit tanaman.

Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan bahwa Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat desa.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Erlina dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memiliki peran strategis sebagai pengayom sekaligus katalisator pembangunan agar pelayanan mampu menjangkau hingga pelosok desa. Sementara pemerintah kabupaten berperan sebagai jembatan operasional yang memahami kondisi wilayah secara detail, dan pemerintah desa menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Erlina juga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Sambora sebagai lokasi pelaksanaan GMD tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa manfaat besar bagi masyarakat karena menghadirkan pelayanan publik secara lebih dekat dan mudah dijangkau.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan melalui program Gema Membangun Desa ini. Kehadiran pemerintah provinsi hari ini bukan hanya membawa bantuan fisik dan layanan administrasi, tetapi juga membawa semangat baru bagi kami di tingkat kabupaten dan desa,” tuturnya.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat mendapatkan akses terhadap 19 jenis layanan dari berbagai instansi pemerintah dan mitra. Layanan tersebut meliputi sertifikasi halal, perpustakaan keliling, pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB), literasi digital, layanan BPJS, pelayanan KB gratis, hingga bantuan bibit buah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat desa dapat memperoleh pelayanan publik secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pelayanan.

Di akhir sambutannya, Erlina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Mempawah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, yang mewakili Gubernur Kalbar, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Sekda Mempawah Ismail, para kepala OPD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Mempawah, camat, kepala desa se-Kecamatan Toho, unsur BUMN dan BUMD, TP PKK Kabupaten Mempawah, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.