Erlina Pimpin HKTI Mempawah, Siap Perkuat Pertanian dan Dorong Kesejahteraan Petani

Mempawah, MC - Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri pelantikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kabupaten/kota se-Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (27/6/2026). Dalam agenda tersebut, Erlina resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Mempawah periode 2026–2031.

Pelantikan pengurus DPC HKTI dipimpin langsung Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding. Prosesi ditandai dengan penyerahan pataka kepada pengurus HKTI dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru sekaligus penguatan komitmen mendukung pembangunan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Usai dikukuhkan, Erlina menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran HKTI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Menurutnya, sektor pertanian tidak hanya menjadi kekuatan utama daerah, tetapi juga berperan besar dalam menopang roda perekonomian Kabupaten Mempawah.

“Pertanian sejatinya merupakan urat nadi perekonomian Kabupaten Mempawah. Hal itu juga tercermin dari identitas daerah yang sejak lama dikenal dengan ikon Tugu Pak Tani,” ujarnya.

Erlina mengungkapkan, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mempawah dengan kontribusi mencapai 24,77 persen.

Ia juga memaparkan sejumlah potensi unggulan yang terus dikembangkan di daerahnya. Produksi beras merah dan beras hitam organik di Kecamatan Sadaniang, misalnya, kini semakin dikenal luas karena kualitasnya. Selain itu, sektor hortikultura juga menunjukkan perkembangan positif dengan sentra produksi pisang di Kecamatan Sungai Kunyit serta jeruk siam di Kecamatan Segedong.

Keberhasilan Desa Pentek, Kecamatan Sadaniang, juga menjadi perhatian. Desa tersebut dinilai berhasil menerapkan pola tanam modern yang mampu meningkatkan intensitas panen hingga tiga kali dalam setahun.

“Dengan potensi lahan yang subur serta dukungan teknologi pertanian, HKTI Mempawah siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk mendorong pengembangan sistem irigasi yang lebih merata,” tegas Erlina.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan HKTI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Kalimantan Barat, sehingga diperlukan organisasi yang mampu mendampingi petani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas hingga percepatan modernisasi pertanian.

Norsan juga mendorong seluruh pengurus HKTI di tingkat kabupaten/kota untuk aktif mendampingi petani melalui penerapan teknologi tepat guna serta memperkuat regenerasi petani dengan melibatkan generasi muda.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal HKTI Abdul Kadir Karding menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi sebagai modal utama menjalankan berbagai program HKTI.

Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Ketua Umum HKTI Sudaryono, organisasi semakin solid dan fokus mendukung program pemerintah, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

“Tidak ada cerita kita bisa bekerja kalau kita pecah, kalau banyak faksi. Tidak ada cerita,” tegas Karding.

Ia menambahkan, HKTI memiliki peran strategis dalam mendukung visi Presiden RI Prabowo Subianto melalui Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPD HKTI Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, pejabat instansi terkait, perwakilan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.