Dua Desa dan Satu Kelurahan di Mempawah Timur Dicanangkan sebagai Desa Cantik, Perkuat Data untuk Pembangunan Tepat Sasaran
Mempawah, MC - Upaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis data terus
digencarkan di Kabupaten Mempawah. Sebanyak dua desa dan satu kelurahan di
Kecamatan Mempawah Timur resmi dicanangkan sebagai sasaran Program
Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa/Kelurahan Cantik), Rabu (11/2/2026).
Ketiga wilayah tersebut yakni
Desa Sungai Bakau Kecil, Desa Pasir Palembang, dan Kelurahan Pasir Wan Salim.
Pencanangan dilaksanakan dalam Forum Group Discussion (FGD) Standar Pelayanan
Publik yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mempawah bersama
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mempawah di Mempawah Command
Center.
Sekretaris Daerah Kabupaten
Mempawah, Ismail, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada
BPS Mempawah. Menurutnya, peran BPS selama ini tidak hanya sebagai penyedia
data, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan
advokasi terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan, dan ketenagakerjaan.
“Melalui pendampingan tersebut,
kita bersyukur Kabupaten Mempawah menunjukkan tren peningkatan performa yang
sangat baik pada indikator-indikator strategis kita,” ujar Ismail.
Ia menegaskan, capaian tersebut
bukanlah hasil instan, melainkan buah dari pembinaan statistik sektoral yang
dilakukan secara konsisten. Forum-forum pembinaan yang digelar BPS, lanjutnya,
telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan akurasi perencanaan
pembangunan daerah.
Terkait pencanangan tiga
desa/kelurahan di Mempawah Timur, Ismail memastikan Pemerintah Kabupaten
Mempawah memberikan dukungan penuh. Ia mencontohkan keberhasilan Kelurahan
Pedalaman yang sebelumnya berhasil meraih predikat Desa/Kelurahan Cantik
terbaik se-Kalimantan Barat.
“Ini adalah prestasi membanggakan
yang harus dijadikan motivasi. Saya yakin, dengan potensi yang ada, tiga desa
dan kelurahan yang dicanangkan hari ini mampu mengikuti jejak tersebut,”
tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS
Kabupaten Mempawah, Munawir, menjelaskan bahwa Program Desa/Kelurahan Cantik
merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas data dari tingkat desa,
sehingga pembangunan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung
bagi masyarakat.
“Program ini bukan hanya
administratif, tetapi langkah nyata untuk menempatkan desa sebagai pelaku
pembangunan, bukan sekadar objek,” kata Munawir.
Ia menambahkan, semangat Satu
Data Indonesia menuntut setiap kebijakan, termasuk di tingkat desa dan
kelurahan, disusun berdasarkan data yang akurat dan mutakhir demi peningkatan
kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, BPS Mempawah akan
memberikan pendampingan intensif guna meningkatkan literasi statistik aparatur
desa dan kelurahan. Pendampingan mencakup pengelolaan dan standardisasi data
hingga pemanfaatan teknologi informasi agar data dapat diakses dengan mudah
oleh masyarakat.
Menurut Munawir, aparatur desa
tidak hanya diharapkan mampu mengumpulkan data, tetapi juga memahami,
mengelola, serta mendiseminasikan informasi secara benar. Standardisasi data
pun akan diselaraskan dengan standar nasional sehingga dapat dimanfaatkan oleh
pemerintah pusat maupun daerah.
Ia juga mengajak masyarakat
untuk memanfaatkan berbagai layanan data yang tersedia. Informasi statistik
dapat diakses melalui laman resmi BPS Kabupaten Mempawah di mempawahkab.bps.go.id,
serta melalui layanan perpustakaan, rekomendasi statistik, dan konsultasi
statistik di Kantor BPS Mempawah.
Kegiatan tersebut turut
dihadiri Kepala Diskominfo Mempawah Muhammad Iqbal Suparta, para kepala
organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Mempawah Timur Ummu Rahmawati,
Penjabat Kepala Desa Sungai Bakau Kecil Saniman, Kepala Desa Pasir Palembang
As’ad Afriadi, Lurah Pasir Wan Salim Mulyadi Makmur, mahasiswa, serta awak
media.
Dengan pencanangan ini,
penguatan tata kelola data di tingkat desa diharapkan semakin kokoh, sehingga
setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpijak pada kebutuhan riil
masyarakat.
