Dansathantai Kodaeral XII Kukuhkan Dandivhanratlan, Perkuat Sinergi Pertahanan Darat, Laut, dan Udara

Mempawah, MC - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut melalui Satuan Pertahanan Pantai (Sathantai) Kodaeral XII kembali memperkuat struktur organisasinya dengan menggelar pengukuhan Komandan Divisi Pertahanan Darat dan Pangkalan (Dandivhanratlan) Kodaeral XII di Ruang Rekreasi Sathantai XII, Jalan Arani, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (11/5).

Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral XII, Kolonel Laut (P) Faisal, M.Tr. Hanla., M.M., CRMP., CIQaR. Dalam prosesi tersebut, Letkol Marinir Saiful Anam, CTMP., resmi dikukuhkan sebagai Komandan Divisi Pertahanan Darat dan Pangkalan Kodaeral XII.

Pengukuhan tersebut menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Dalam sambutannya, Kolonel Laut (P) Faisal menegaskan bahwa pengukuhan jabatan merupakan bagian dari validasi organisasi yang terus berkembang, sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel terbaik untuk memperkuat kesiapan satuan.

“Momentum ini harus menjadi penguat komitmen pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap penguatan organisasi Sathantai Kodaeral XII yang kini diperkuat oleh tiga divisi utama meliputi aspek pertahanan darat, laut, dan udara. Menurutnya, keberadaan tiga divisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan energi serta semangat baru dalam mendukung tugas-tugas TNI AL ke depan.

Selain itu, inovasi, kreativitas, dan gagasan segar dari setiap personel diharapkan dapat melahirkan prajurit yang tangguh, profesional, dan adaptif dalam menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dengan terbentuknya struktur organisasi yang semakin solid, Sathantai Kodaeral XII optimistis dapat meningkatkan kinerja satuan secara berkelanjutan demi menjaga kesiapsiagaan dan pertahanan wilayah, khususnya di kawasan pesisir Kalimantan Barat.