Bupati Erlina Dorong Peningkatan Kualitas Guru PAUD dan Gerakan Gemar Makan Ikan Sejak Dini

Mempawah, MC - Bupati Mempawah, Erlina, mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pembiasaan pola makan bergizi melalui gerakan gemar makan ikan sejak dini. Kedua upaya tersebut dinilai penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pesan tersebut disampaikan Erlina saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama ratusan anak PAUD se-Kabupaten Mempawah di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat pagi (9/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Erlina juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan itu, Erlina menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan kualifikasi tenaga pendidik PAUD, khususnya yang berstatus nonaparatur sipil negara (non-ASN), perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kualitas pendidik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Bunda PAUD Provinsi telah menginisiasi program beasiswa bagi tenaga pendidik PAUD non-ASN. Program ini direncanakan ditindaklanjuti melalui bantuan biaya pendidikan untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kualifikasi para pendidik.

“Alhamdulillah, saat ini prosesnya sudah sampai pada tahap fasilitasi di Kementerian Dalam Negeri. Dalam pelaksanaannya, program ini direncanakan bekerja sama dengan Universitas Terbuka Pontianak dengan menggunakan pola Recognition of Prior Learning atau Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” ujar Erlina.

Ia menjelaskan, skema RPL memungkinkan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh tenaga pendidik selama menjalankan tugas pengabdian untuk diakui sebagai bagian dari proses pendidikan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, Erlina berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, perangkat daerah, serta pihak terkait dapat segera melakukan persiapan dan pendataan terhadap tenaga pendidik PAUD non-ASN yang berpotensi memenuhi persyaratan program tersebut.

Melalui pendataan dan persiapan yang matang, peluang peningkatan kualifikasi pendidik diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian, para pendidik dapat semakin meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Mempawah.

Dorong Kebiasaan Makan Ikan Sejak Dini

Selain menyoroti kualitas tenaga pendidik, Erlina juga mengajak pemerintah daerah, pengelola PAUD, dan keluarga untuk memperkuat kampanye pola konsumsi pangan B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, serta gerakan gemar makan ikan sejak usia dini.

Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi ikan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial maupun perlombaan semata. Gerakan tersebut harus menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun di satuan pendidikan PAUD.

“Kita memiliki potensi perikanan yang besar. Karena itu, anak-anak kita perlu dibiasakan mengonsumsi ikan sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan memiliki pola makan yang baik,” ungkapnya.

Erlina menekankan bahwa pembentukan kebiasaan makan bergizi perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan berbagai pihak. Peran keluarga dan lingkungan pendidikan dinilai penting dalam mengenalkan beragam sumber pangan bergizi kepada anak sekaligus membangun pola hidup sehat sejak masa pertumbuhan.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam menyosialisasikan gerakan gemar makan ikan, sehingga anak-anak tidak hanya mengenal manfaat ikan, tetapi juga terbiasa mengonsumsinya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan penguatan edukasi gizi sejak dini, Pemerintah Kabupaten Mempawah diharapkan dapat terus mendorong peningkatan mutu layanan PAUD. Upaya ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.