Bangun Mempawah Berdaya Saing, Erlina Tekankan Pentingnya Budaya Literasi
Mempawah, MC – Bupati Mempawah, Erlina, secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Mempawah Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Literasi, Mewujudkan Mempawah Cerdas, Kreatif, dan Berdaya Saing”. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Mempawah, Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, Erlina menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ditandai dengan digitalisasi, globalisasi, dan disrupsi informasi, kemampuan literasi menjadi salah satu kunci utama bagi masyarakat untuk bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang.
Menurutnya, literasi saat ini tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, memahami informasi digital, serta mengembangkan kreativitas.
“Literasi hari ini bukan lagi hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi digital, dan membangun kreativitas. Masyarakat literat adalah masyarakat yang mampu memilah informasi, bijak dalam menggunakan teknologi, serta produktif dalam berkarya,” ujarnya.
Erlina menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen penuh mendorong peningkatan minat baca dan indeks literasi masyarakat. Sebab, kemajuan suatu daerah harus dibangun dari masyarakat yang memiliki budaya belajar, wawasan luas, serta kemampuan bernalar secara kritis.
Ia kemudian menjelaskan bahwa semangat Mempawah Cerdas, Kreatif, dan Berdaya Saing harus diwujudkan melalui penguatan literasi di berbagai lapisan masyarakat.
Mempawah Cerdas, menurutnya, berawal dari masyarakat yang berwawasan luas, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Sementara Mempawah Kreatif lahir dari berbagai gagasan dan inovasi baru yang tumbuh melalui kebiasaan membaca serta eksplorasi ide, sehingga mampu menghasilkan karya nyata yang bermanfaat.
Adapun Mempawah Berdaya Saing dapat diwujudkan melalui sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan daya tahan tinggi dalam menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri daerah.
“Dengan semangat kolaborasi, marilah kita jadikan Festival Literasi ini sebagai momentum kebangkitan budaya baca dan daya cipta masyarakat Mempawah,” ajak Erlina.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Aswanda, menjelaskan bahwa Festival Literasi Kabupaten Mempawah 2026 bertujuan mempromosikan perpustakaan, mengembangkan budaya baca dan literasi di tengah masyarakat, meningkatkan minat baca, serta menumbuhkan kebiasaan berliterasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelajar dan komunitas literasi untuk menampilkan kreativitas dan potensi mereka. Festival tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat serta mendorong kolaborasi ant instansi dan komunitas literasi di Kabupaten Mempawah.
Aswanda menyebutkan, peserta festival berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar PAUD/KB, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA sederajat, hingga mahasiswa se-Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini juga melibatkan guru dan tenaga pendidik, komunitas literasi dan pegiat budaya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah, Dharma Wanita Kabupaten Mempawah, serta masyarakat umum.
Festival yang dipusatkan di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mempawah tersebut menghadirkan narasumber dan pengisi acara dari berbagai unsur, di antaranya akademisi Universitas Muhammadiyah Pontianak, Forum Indonesia Menulis, guru dan tenaga pendidik Kabupaten Mempawah, komunitas literasi dan budaya lokal, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah selaku Bunda Literasi Kabupaten.
Selain itu, kegiatan turut melibatkan komunitas seni, sanggar budaya, dan grup musik lokal Kabupaten Mempawah.
Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan budaya membaca, kreativitas, dan semangat berkarya semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul demi terwujudnya Mempawah yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
