Remisi Kemerdekaan, Delapan Napi Langsung Bebas

  • BY DAVID
  • ON 18 AGUSTUS 2017
http://mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_148674813_Napi.PPID.jpgMEMPAWAH, HUMAS ? Sebanyak 107 warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mempawah mendapatkan remisi umum kemerdekaan. Delapan di antaranya langsung bebas. Penyerahan surat keputusan remisi dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ria Norsan tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2017 di Aula Rutan Mempawah. Kepala Rutan Klas IIB Mempawah, Hidayah, mengatakan remisi umum diberikan pada warga binaan yang telah menunjukkan kelakukan baik selama di dalam rutan. Remisi diberikan kepada tahanan yang telah menjalani masa hukuman enam bulan ke atas. ?Bagi warga binaan yang telah mendapatkan remisi agar dapat terus menunjukkan kelakuan baik selama di lembaga pemasyarakatan. Sebab jika tidak, remisi yang telah diberikan bisa saja dicabut,? ujarnya menjelaskan. \n Hidayah mengatakan saat ini penghuni Rutan Mempawah telah melebihi daya tampung. Idealnya penghuni Rutan sebanyak 115 orang. Namun rutan kini dihuni 363 warga binaan. ?Program remisi dari pemerintah ini dapat berfungsi untuk mengurangi over kapasitas di rutan. Selain itu adanya mutasi warga binaan, juga dilakukan cuti bersyarat dan pembebasan bersyarat, dan lain sebagainya,? ujarnya menerangkan. Terkait mutasi, Hidayah menyebut Rutan Mempawah telah melakukannya ke berbagai rutan yang terjangkau di Kalimantan Barat. ?Jika warga binaan sudah tidak bisa dibina di Rutan Mempawah, ada kebijakan memutasikan ke tempat lain,? imbuhnya. \n Bupati Ria Norsan mengatakan setiap tahun selalu diberikan remisi kepada narapidana yang berkelakukan baik. Bagi yang telah dinyatakan bebas, diharapkan dapat kembali ke keluarga dan masyarakat. ?Meskipun ada daerah tertentu kadang menolak seorang napi ketika berusaha kembali ke tengah masyarakat. Namun ada juga masyarakat yang menerima,? ujarnya. \n Norsan mengimbau masyarakat agar para napi yang telah selesai menjalani hukuman di rutan tidak dijadikan musuh. Bekas tahanan, menurut dia, harus diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat. Masyarakat juga harus mendorong para mantan napi menjadi pribadi yang baik. Disinggung soal kelebihan kapasitas rutan, Norsan menyebut hal itu bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Bupati Mempawah