1. KONDISI EKONOMI MAKRO

Perkembangan ekonomi makro selama 5 (lima) tahun terakhir (2009 – 2013) mengalami pertumbuhan yang positif dengan indikator sebagai berikut :

1)  Produk Domestik Regional Bruto berdasarkan harga berlaku pada Tahun 2009 sebesar Rp2.028.577,63 juta, sampai dengan Tahun 2013 telah mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp 3.039.084,56 juta.

2)  Produk Domestik Regional Bruto per kapita berdasarkan harga berlaku pada Tahun 2009 sebesar Rp 8.782.443,71, sampai dengan Tahun 2013 telah mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp12.357.820,15.

3)  Pendapatan regional per kapita berdasarkan harga berlaku pada Tahun  2009 sebesar Rp7.802.955,33, sampai dengan Tahun 2013 telah mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp10.979.577,18.

4)  Produk Domestik Regional   Bruto per kapita   berdasarkan harga konstan Tahun 2000 pada Tahun 2009 sebesar Rp5.175.388,13, sampai dengan Tahun 2013 telah mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp5.663.303,75.

5)  Pendapatan regional per kapita berdasarkan harga konstan Tahun 2000 pada Tahun 2009 sebesar Rp4.598.187,44, sampai dengan Tahun 2013 telah mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp5.031.686,81.

6)  Produk Domestik Regional Bruto berdasarkan harga konstan Tahun 2000 pada Tahun 2009  sebesar  Rp1.195.416,33  juta,  sampai  dengan  Tahun  2013  telah  mengalami peningkatan sehingga menjadi Rp1.392.742,31juta.

Pada tabel  berikut ini dapat dilihat perkembangan pendapatan regional dan angka per kapita Kabupaten Mempawah atas dasar harga berlaku dan harga konstan Tahun 2000 selama 5 (lima) tahun terakhir (2009 – 2013).

 Tabel 1

 Perkembangan Pendapatan Regional dan Angka Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku

dan Harga Konstan Tahun 2000 Kabupaten Mempawah

Tahun 2009 – 2013

Kondisi ekonomi daerah secara umum dapat ditunjukkan oleh angka produk domestik regional bruto (PDRB), investasi, inflasi, pajak dan retribusi, pinjaman serta pelayanan dibidang ekonomi. Besaran PDRB ini secara nyata mampu memberikan gambaran mengenai nilai tambah bruto yang dihasilkan unit-unit produksi dalam periode tertentu. Perkembangan PDRB merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah, atau dengan kata lain pertumbuhan ekonomi suatu daerah dapat tercermin melalui pertumbuhan PDRB.

Perkembangan PDRB Kabupaten Mempawah dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir didominasi oleh 4 (empat) sektor lapangan usaha yaitu sektor pertanian; industri pengolahan; perdagangan, hotel dan restoran; serta sektor jasa-jasa sebagaimana dapat dilihat pada tabel berikut ini:

 Tabel 2

 P D R B  Kabupaten Mempawah Berdasarkan Harga Konstan

Tahun 2000 (Jutaan Rupiah)

PDRB  Kabupaten  Mempawah  selama  kurun  waktu  5  (lima)  tahun  (2009  –  2013) sebagaimana dapat dilihat pada tabel di atas, selalu mengalami pertumbuhan yang positif dengan rata-rata pertumbuhan 3,38% per tahun.

Bila dilihat peranan per sektoral selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2009 – 2013), masing-masing sektor memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan PDRB Kabupaten Mempawah. Sektor yang mengalami pertumbuhan paling signifikan adalah sektor pertambangan  dan  penggalian  yang  mengalami  pertumbuhan  rata-rata  13,74%  pertahun, pada  peringkat  kedua  adalah  sektor  listrik  dan  air  minum dengan  pertumbuhan  rata-rata 7,09% per tahun, selanjutnya disusul oleh sektor bangunan dengan pertumbuhan rata-rata 6,23% per tahun.

Selanjutnya  pada  tabel berikut ini dapat dilihat pertumbuhan PDRB per sektor selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2009 – 2013).

Tabel 3

 Pertumbuhan P D R B  Kabupaten Mempawah per Sektor

Berdasarkan Harga Konstan  Tahun 2000

Tahun 2009 – 2013

Sedangkan struktur ekonomi Kabupaten Mempawah per sektor dapat dilihat pada tabel berikut ini:

 Tabel 4

 Distribusi Prosentase PDRB  Kabupaten Mempawah per Sektor

Tahun 2009– 2013

Dari  tabel  di  atas  dapat  diketahui  bahwa struktur perekonomian  Kabupaten Mempawah selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir masih didominasi oleh sektor pertanian dengan persentase rata-rata sebesar 25,59%, dan pada urutan kedua adalah sektor pedagangan, hotel dan restoran dengan persentase rata-rata sebesar 19,51%, dan diikuti oleh sektor industri pengolahan dengan persentase rata-rata sebesar 15,17%.

 

2.  PROYEKSI MAKRO EKONOMI TAHUN 2015 – 2019

Kondisi makro ekonomi Kabupaten Mempawah untuk 5 (lima) tahun kedepan lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti dampak dari perdagangan bebas ASEAN (MEA) dan  dunia  serta  imbas  dari  resesi  global.  Namun  demikian  dapat  dilihat pada  Tahun

2011Kabupaten Mempawah masih mampu mencetak pertumbuhan ekonomi yang positif dengan angka 4,85%. Hal ini disebabkan perekonomian Kabupaten Mempawah yang didominasi oleh sektor pertanian yang tidak terlalu terpengaruh pada resesi global. Namun konsekuensi dari perdagangan bebas secara tidak langsung juga membuat perekonomian Kabupaten Mempawah tidak dapat menghindar dari efek domino resesi global yang mulai berlangsung pada Tahun 2009.

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mempawah pada Tahun 2015 akan mengalami  peningkatan  jika dibandingkan  dengan  tahun sebelumnya  hal  ini  disebabkan dengan kebijakan prioritas pemerintah pada sektor pertanian yang tidak terlalu terpengaruh pada resesi global. Pada Tahun 2010 banyak pengamat memperkirakan ekonomi dunia akan mulai membaik, hal ini disebabkan Amerika Serikat sebagai penggerak ekonomi global dinilai berhasil dalam pelaksanaan proyek infrastruktur secara besar-besaran, menurunkan defisit anggaran secara signifikan, serta pemberian ‘bail out’ (dana talangan) kepada perusahaan-perusahaan strategis, yang akan berdampak pada permintaan terhadap barang dan jasa juga akan meningkat. Membaiknya perekonomian dunia akan berdampak pada membaiknya ekonomi Indonesia. Membaiknya kondisi perekonomian Indonesia juga akan berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mempawah, pertumbuhan ini diperkirakan masih akan berlangsung sampai dengan Tahun 2014.

Perkembangan   ekonomi   makro   5   (lima)   tahun   kedepan   diperkirakan   akan   positif sebagaimana dapat dilihat dari perkiraan indikator pada tabel berikut ini:

 Tabel 5

 Proyeksi Pendapatan Regional dan Angka Per Kapita Kabupaten Mempawah

Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan Tahun 2000

Tahun 2015 – 2019

Perkembangan PDRB Kabupaten Mempawah dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan didominasi oleh 4 (empat) sektor lapangan usaha yaitu sektor pertanian; industri pengolahan; perdagangan, hotel dan restoran; serta sektor jasa-jasa sebagaimana dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

 Tabel 6

 Proyeksi PDRB Kabupaten Mempawah Berdasarkan Harga Konstan Tahun 2000 (Jutaan Rupiah)

Sedangkan proyeksi struktur ekonomi Kabupaten Mempawah per sektor dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 7

 Proyeksi Struktur Ekonomi  Kabupaten Mempawah per Sektor

Tahun 2015-2019