[tab:GAMBARAN UMUM]\n

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pontianak Nomor 1 Tahun 2010 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pontianak, dan pada Peraturan Bupati Pontianak Nomor 32 Tahun 2010 menyebutkan bahwa struktur organisasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak dikepalai oleh seorang Kepala Dinas dibantu Sekretaris dan 4 (empat) Kepala Bidang.

\n[tab:DATA PEGAWAI]\n

Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pontianak, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi pada tahun 2012 didukung jumlah aparatur/pegawai sebanyak 51 orang, yang dirinci sebagai berikut :

\n

Tabel : 1

\nDaftar Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi\n\nBerdasarkan Eselonering dan Golongan/Kepangkatan tahun 2012\n

PERINDAGKOP 1

\n

Grafik : 1

\n

Keadaan Kepegawaian Berdasarkan jenjang pendidikan pegawai

\n

PERINDAGKOP 2

\n[tab:VISI DAN MISI]\n

1) Visi

\n

a. Pernyataan Visi

\n

Visi merupakan cara pandang jauh kedepan tentang kemana Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak diarahkan dan apa yang akan dicapai. Dalam mengantisipasi tantangan kedepan menuju kondisi yang diinginkan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak secara terus menerus mengembangkan peluang dan inovasi agar tetap eksis dan unggul dengan senantiasa mengupayakan perubahan ke arah perbaikan. Perubahan tersebut harus disusun dalam tahapan yang terencana, konsisten dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil (outcomes).

\n

Meningkatnya persaingan di era globalisasi saat ini, kemampuan melihat, memanfaatkan dan mengendalikan kondisi internal maupun kondisi eksternal, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak sangat diperlukan. Akumulasi dari kemampuan tersebut dapat diwujudkan dengan sedini mungkin membangun komitmen untuk mensinergikan aktivitas bersama pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan.

\n

Bertolak dari pemikiran tersebut maka Visi Instansi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak sebagai berikut :

\n"Terwujudnya Iklim serta Pelaku Usaha yang Kondusif, Kuat dan Tangguh untuk Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan"\n

b. Penjelasan Makna Visi

\n\n
    \n\t
  1. Lebih memfungsikan sektor industri, perdagangan, koperasi ukm, pertambangan dan energi yang merupakan pilar atau penunjang utama dibidang ekonomi ysng mampu memperkokoh struktur ekonomi daerah;
  2. \n\t
  3. Iklim usaha yang kondusif merupakan situasi dan kondisi dimana pelaku usaha dibidang industri, perdagangan, koperasi ukm, pertambangan dan energi dapat melakukan aktivitas usaha dengan lancar dan aman tanpa gangguan dan hambatan yang berarti. Iklim usaha yang kondusif disini juga berarti kondusif bagi perkembangan ekonomi kerakyatan dan kondusif bagi pemanfaatan dan pengelolaan potensi daerah serta seluruh sumber daya yang ada secara maksimal dan profesional sehingga dapat bermanfaat bagi pengembangan perekonomian daerah;
  4. \n\t
  5. Pelaku dunia usaha merupakan salah satu faktor pendorong lajunya pertumbuhan ekonomi. Pengembangan pelaku dunia usaha dapat dilakukan dengan diversifikasi usaha, produk dan pemasaran;
  6. \n\t
  7. Kuat dan tangguh mengandung pengertian bahwa usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha di bidang industri, perdagangan, koperasi UKM, pertambangan dan energi dapat menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang unggul dan berdaya saing serta tahan dalam menghadapi gejolak ekonomi dan politik yang terjadi. Berdaya saing maksudnya berorientasi pada pasar, berbasis pada sumber daya yang memiliki kompetitif serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  8. \n\t
  9. Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang mengetengahkan pentingnya penguatan kepentingan rakyat dan hajat hidup orang banyak yang bersumber pada kedaulatan rakyat. Ekonomi kerakyatan harus ditopang dari bawah, dimana rakyat secara partisipatif memiliki kesempatan aktif dalam kegiatan ekonomi yang dapat menghidupi diri sendiri (self sufficient), membangun diri sendiri (self empowering), bersumber dari rakyat dan dikelola oleh rakyat atau masyarakat sendiri untuk meraih nilai tambah ekonomi dan nilai tambah sosial. Manifestasi kerangka konseptualnya dalam bentuk kelembagaan ekonomi yang lebih teknis dan operasional menemukan format yang sesuai pada koperasi dan UKM sebagai media dan alat perjuangan ekonomi berbasis kerakyatan;
  10. \n\t
  11. Pemanfaatan dan pengelolaan Sumber Daya yang ada terutama Industri, Perdagangan, Koperasi UKM, Energi dan Sumber Daya Mineral secara Optimal sebagai salah satu sumber kekuatan ekonomi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan;
  12. \n
\n
2)???????????? MISI
\nTerwujudnya visi yang dikemukakan pada bagian sebelumnya merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh segenap personil Instansi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak. Sebagai bentuk nyata dari Visi tersebut ditetapkanlah Misi yang menggambarkan hal yang seharusnya terlaksana, sehingga hal yang masih abstrak terlihat pada visi akan lebih nyata pada misi tersebut. Lebih jauh, pernyataan misi?? memperlihatkan kebutuhan apa yang hendak dipenuhi oleh organisasi, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut dan bagaimana organisasi memenuhi kebutuhan tersebut.\n\nMisi adalah merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar?? tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai dengan visi yang telah ditetapkan. Dengan adanya Misi diharapkan seluruh pegawai dan pihak lain yang berkepentingan dapat mengenal instansi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak dan mengetahui peran dan program kerjanya serta hasil yang akan diperoleh dimasa yang akan datang.\n\nProses perumusan Misi Organisasi harus memperhatikan masukan dari pihak yang berkepentingan (Stakeholders) dan memberikan peluang untuk perubahan sesuai dengan tuntutan lingkungan.\n\nAdapun ????? Misi?? ??? ??Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pontianak adalah :\n
    \n\t
  1. Meningkatkan Pembinaan dan Pengawasan terhadap Pelaku Usaha
  2. \n\t
  3. Meningkatkan dan Mengembangkan Diservikasi Produk Industri dengan Mengembangkan Lembaga Kerjasama, Prasarana dan Sarana Pasar, Pengguna Produk Dalam Negeri, Distribusi Barang dan Promosi Perdagangan
  4. \n\t
  5. Meningkatkan Pengelolaan Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral secara Optimal
  6. \n\t
  7. Meningkatkan ??Kualitas Sumber Daya Aparatur dan Pelayanan Ketatausahaan menuju Pelayanan Prima
  8. \n
\n[tab:KEBIJAKAN DAN PROGRAM]\n\nSasaran 1 :\n\nBerkembangnya UMKM, Industri Kecil dan Menengah dan Koperasi\n\nKebijakan : Mendorong pengembangan usaha UMKM, industri kecil dan menengah serta koperasi melalui peningkatan kualitas SDM dan perkuatan modal usaha\n\nProgram :\n
    \n\t
  1. Penciptaan iklim usaha UKM yang kondusif
  2. \n\t
  3. Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UKM
  4. \n\t
  5. Pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM
  6. \n\t
  7. Peningkatan kualitas kelembagaan koperasi
  8. \n
\nSasaran 2 :\n\nBerkembangnya Investasi dan Perdagangan Daerah\n\nKebijakan :\n
    \n\t
  1. Mendorong peningkatan investasi dan pengembangan sistem pemasaran dan pengawasan barang/jasa secara merata dan proporsional
  2. \n\t
  3. Mendorong pengembangan industri melalui penataan struktur dan peningkatan kemampuan teknologi
  4. \n
\nProgram :\n
    \n\t
  1. Perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan
  2. \n\t
  3. Peningkatan dan pengembangan eksport
  4. \n\t
  5. Peningkatan efesiensi perdagangan dalam negeri
  6. \n\t
  7. Peningkatan kapasitas iptek sistem produksi
  8. \n\t
  9. Pengembangaa industri kecil dan menengah
  10. \n\t
  11. Peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri
  12. \n\t
  13. Peningkatan kemampuan teknologi industri
  14. \n
\nSasaran 3 :\n\nMeningkatnya Pembinaan dan Pengendalian Usaha Pertambangan, Bahan Bakar dan Energi\n\nKebijakan : Memanfaatkan sumber daya mineral secara optimal yang berwawasan lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat\n\nProgram :\n
    \n\t
  1. Pembinaan dan pengawasan bidang pertambangan
  2. \n\t
  3. Penyediaan dan pengolahan air baku
  4. \n\t
  5. Pengembangan data/informasi
  6. \n
\nSasaran 4 :\n\nMeningkatnya Kinerja Aparatur untuk mendukung kelancaran Pemerintahan dan Pembangunan serta Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik\n\nKebijakan : Meningkatkan pelayanan kepada aparatur dan instansi pemerintah untuk mendorong terciptanya pelayanan masyarakat cepat dan tepat sesuai dengan standar masing-masing jenis pelayanan\n\nProgram :\n
    \n\t
  1. Pelayanan administrasi perkantoran
  2. \n\t
  3. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
  4. \n\t
  5. Peningkatan disiflin aparatur
  6. \n\t
  7. Peningkatan sumber daya aparatur
  8. \n\t
  9. Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
  10. \n
\n[tab:SARANA DAN PRASARANA]\n\nSarana dan prasarana yang digunakan untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran berupa barang tidak bergerak yaitu tanah, gedung kantor dan?? barang bergerak terdiri dari kendaraan dinas dan peralatan kantor. Secara garis besar, jumlah sarana dan prasarana kantor?? adalah sebagai berikut :\n\n \n

Tabel : 2

\n

Keadaan Sarana dan Prasarana

\n

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi Kab. Pontianak

\n

PERINDAGKOP 3

\n[tab:STRUKTUR ORGANISASI]\n\nPERINDAGKOP 4