Hisyam Fahmi Juara Lomba Cerita

  • BY DAVID
  • ON 22 MARET 2018
http://mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_9220551322_Lomba_cerita_02_Berita.jpg

MEMPAWAH, HUMAS – Hisyam Fahmi sukses menjadi jawara lomba bercerita tingkat SD/MI se-Kabupaten Mempawah tahun 2018. Siswa SD 8 Mempawah Hilir ini tampil meyakinkan sehingga sukses meraup nilai 916 dari dewan juri. Peringkat kedua dengan nilai 911 diraih siswi SD Negeri 01 Anjongan, Novita Sari. Berada di urutan ketiga siswi SD Negeri 02 Siantan, Dinda Khasanah, dengan poin 904. Juara harapan satu sampai tiga berturut-turut diraih Syifa Syahwa Ramadan (SDIT Anak Sholeh), Utin Denilla Putri (SDN 23 Mempawah Hilir), Fauziah (SDN 05 Anjongan). Lomba bercerita digelar Dinas perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mempawah selama dua hari, 20-21 Maret. Lomba diikuti 47 peserta dari 9 kecamatan se-Kabupaten Mempawah. Para peserta tampil membawakan cerita rakyat Kalimantan Barat. Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Ignasius IK, berharap pelaksanaan lomba semakin meningkatkan minat dan semangat membaca para siswa. "Dengan membaca, berbagai pengetahuan akan didapat. Semoga dengan adanya lomba ini minat anak-anak untuk membaca semakin baik," ujar Ignasius saat menghadiri pembukaan lomba, Selasa (20/3). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani, berharap lomba bercerita dapat membangun budaya membaca dan kecintaan terhadap budaya lokal semisal cerita-cerita daerah. Menurut Johana, kaum muda saat ini telah diterpa berbagai budaya dan informasi dari dunia luar. Sehingga pihaknya terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa melalui dunia literasi. “Salah satunya dengan menanamkan minat baca sejak dini dengan cerita dan budaya lokal yang ada,” kata Johana menerangkan. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, mengungkapkan pesatnya kemajuan ilmu dan teknologi saat ini membawa dampak positif dan negatif sekaligus. Jika tidak disikapi secara arif, dampak negatif kemajuan teknologi juga akan dirasakan para orang tua anak. Salah satunya adalah penurunan minat belajar dan membaca anak. “Salah satu yang sangat nyata dan meresahkan saat ini adalah menurunnya minat baca pada anak-anak usia sekolah karena lebih memilih waktu untuk bermain gawai Android dan lain sebagainya,” kata Ismail menyebut. Bercerita dengan media buku, Ismail menuturkan, menjadi stimulasi yang efektif bagi anak-anak. Karena saat itu minat baca anak mulai tumbuh. Minat itulah, menurut dia, yang harus diberi lahan yang tepat antara lain melalui kegiatan bercerita. Ismail lantas mengutip ungkapan “buku adalah gudang ilmu dan membaca adalah kuncinya”. “Sehubungan dengan ungkapan tersebut masyarakat kita khususnya anak-anak sejak dini harus ditingkatkan minat bacanya. Karena melalui membaca seolah-olah kita telah membuka jendela dunia,” ujarnya berpesan. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah