Bupati Mempawah Membuka Langsung Mempawah Book Fair Tahun 2018

  • BY DAVID
  • ON 08 MEI 2018
http://mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_9590477501_Perpus_PPID.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mempawah Gusti Ramlana membuka langsung kegiatan, Pameran Akbar Mempawah Book Fair Tahun 2018, yang dilaksanakan dari tanggal, 7 - 10 di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Mempawah, Senen(7/5).

Dalam acara tersebut turut dihadiri, Pustakawan utama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Dedi Junaedi, Kepala Dinas Perputakaan dan Kearsipan Propinsi Kalbar Ignasius IK, para Camat Sekabupaten Mempawah, dan tamu undangan lainnya.

Dasar kegiatan pelaksanaan Mempawah Book Fair 2018 ini adalah, Undang – undang nomor 43 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah nomor 24 Tahun 2014 tentang perpustakaan, serta Perda nomor 05 Tahun 2016, dan Perbub nomor 51 Tahun 2016, yang merupakan dasar kelembagaan Dinas dan kewenangan Dinas Perpussip Kabupaten Mempawah. “Dengan adanya mempawah Book Fair 2018 ini, diharapkan dapat memberikan warna dalam memajukan dunia perpustakaan, lebih mendekatkan buku dengan masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Mempawah,” ucap Ramlana.

“Selain itu saya mengucapkan banyak terima kasih, kepada seluruh pihak dari penerbit nasional, Penerbit Daerah dan Toko Buku Gramedia Pontianak, serta beberapa Sponsor kegiatan yang telah terlibat dan berpartisipasi aktif mengisi kegiatan ini, terutama kepada Penulis muda yang ada di Kabupaten Mempawah yang telah menuangkan bentuk tulisannya dalam buku sastra atau fiksi, agar terus diasah kemampuannya sehingga dapat juga menulis buku – buku yang bersifat ilmiah,” tutur Ramlana.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah Johana Sari Margiani mengatakan, dengan mengusung Tema Jelajahi Dunia Buku, Banyak Membaca, Membuka Jendela Dunia, diharapkan, dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan, menumbuhkan minat, dan kegemaran budaya baca, serta masyarakat dapat memilih sendiri buku yang variatif, dengan harga yang terjangkau.

“Rangkaian kegiatan Mempawah Book Fair 2018 ini juga diisi dengan, Workshop mendongeng bagi guru TK Paud SD, lomba mewarnai bagi siswa – siswi TK Paud, Wokshop bagaimana bisa jadi penulis buku untuk pelajar dan masyarat umum serta lomba Fashion show busana casual,” tutur Johana.

Kepala Dispussip Provinsi Kalimantan Barat Ignasius IK, sangat mengapresiasi Pemkap Mempawah yang telah mengadakan kegiatan Book Fair ini, dan pihaknya pun menargetkan agar di Kalbar satu buku tidak hanya dibaca tiga sampai lima orang, namun satu orang dapat membaca 3 sampai 5 buku dalam satu tahun. “ Kalau bisa tidak hanya dalam satu tahun membaca 5 buku, tapi itu dapat dibaca dalam 1 pekan,” tuturnya.

“Ignasius mengatakan,  seorang Filsuf bernama Epictetus pernah berkata, tidak mungkin mulai belajar ketika seseorang berpikir bahwa dia sudah tahu, jadi berpikirlah bahwa kita tidak tahu dan belum tahu, maka kita mau mulai membaca, agar kita menjadi tahu,” tambahnya.

“Ada banyak sejarah, kearifan lokal,  dan hal yang unik di Kalbar khususnya di Kabupaten Mempawah yang belum di kenal luas dan terekspos di masyarakat, ada baiknya penerbit lokal yang ada di Kalbar bisa menerbitkan dalam sebuah buku,” harapnya. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah