Pj Sekda Buka Kegiatan Rakerda Program KKBPK

  • BY DAVID
  • ON 11 MEI 2018
http://mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_4313430386_KKBPK_Web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO – Pj Sekda Mempawah Ismail, mewakili Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dalam Program Kesehatan dan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Rabu, (9/5) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Kegiatan ini turut dihadiri, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat Kusmana, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah sahaerul Faridin, Kabid PKP Dini Ardianto, dan Yulsius Jualang Kabid Kesehatan Masyarakat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, turut pula hadir para camat dan kepala desa di mempawah, perwakilan puskesmas, dan perwakilan masyarakat.

“Rakerda ini menindaklanjuti rapat koordinasi tingkat Provinsi maupun Pusat yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan mengambil tema, Penguatan Integrasi Program Lintas Sektor di Kampung KB, Guna Mempercepat Terwujudnya Kualitas Sumber Daya Manusia di Kalimantan Barat,” terang Ismail.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka penyelenggaraan Rakerda ini diharapkan akan meningkatkan dukungan komitmen, koordinasi, integrasi, dan sinergitas antar Pemerintah, Pemerintah Daerah, para pemangku kepentingan, demikian pula mitra kerja, terutama dalam penerapan kebijakan dan strategi Program Kesehatan dan Program Kependudukan Keluarga Berencana (KKBPK), di seluruh tingkat kecamatan dan desa, terutama di wilayah yang tingkat capaiannya belum optimal,” harapnya.

Dari sembilan Agenda Prioritas Pembanguan yang tertuang dalam program Nawa Cita Presiden RI, Jokowi – JK, 2015 -2019, Program KKBPK mendukung penyelenggaraan Cita ke - tiga, yaitu membangun manusia dari pinggiran dengan memperkuat daerah – daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan, wujud nyata dari implementasi itu, adalah melalui pembentukan Kampung KB, sesuai arahan Presiden Jokowi, Program KKBPK harus memprioritaskan wilayah dengan kriteria seperti daerah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, wilayah kumuh perkotaan, daerah tertinggal, dan wilayah perbatasan, agar penduduk yang adadi wilayah tersebut dapat merasakan mamfaat program KKBPK secara langsung.

“Kampung KB merupakan salah satu bentuk kongkrit membangun program KKBPK, dari pinggiran dan desa dalam kerangka NKRI, menindaklanjuti hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Mempawah, telah mencanangkan kampung KB, di sembilan desa dan kecamatan,” papar Ismail.

“Program KKBPK ini bukan hanya fokus pada Nawa Cita yang ke tiga saja, tetapi juga serius dalam mendukung cita kelima yaitu, Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia, dengan ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat menjadi SDM yang tangguh, bagi pembangunan dan ketahanan Nasional, serta mampu bersaing dengan bangsa lain, dan dapat menikmati pembangunan secara adil dan merata,” ucap Ismail.

Lebih dari itu Ismail mengatakan, program KKBPK juga mendukung Cita ke delapan yaitu, Melaksanakan Revolusi Karakter Bangsa, hal ini di integrasikan melalui menanaman nilai – nilai revolusi mental, berbasiskeluarga melalui, pendekatan delapan fungsi keluarga sebagai dasar penerapannya. “Melalui pendekatan keluarga sebagai unit terkecil dalam lingkungan masyarakat, sekaligus menjadi wahana utama dan pertama, yang pada akhirnya akan menanamkan dan menumbuhkan nilai  – nilai etos kerja, integritas, dan gotong – royong,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah, Sahaerul Faridin  mengatakan, pihaknya akan menekan angka stunting, Eliminasi TBC, dan capaian target imunisasi, terkait angka stunting nasional sebesar 36%, sementara mempawah berada dibawahnya, oleh karena itu kita adakan Rakerda ini supaya kedepannya bisa lebih baik,” tegasnya. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah